Prodi Peternakan • Fakultas Pertanian • Universitas Sumatera Utara
Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Yunilas, M.P
π Media Pembelajaran Interaktif
Kemasan Bahan Pakan
Media Interaktif Pembelajaran — Memahami Fungsi, Jenis, dan Standar Kemasan dalam Industri Pakan Ternak
SLIDE 2 / 20
π Daftar Isi
SLIDE 3 / 20
π¦ Apa Itu Kemasan Bahan Pakan?
Kemasan bahan pakan adalah wadah atau pembungkus yang digunakan untuk melindungi, menyimpan, dan mendistribusikan bahan pakan ternak dari produsen hingga ke peternak.
π‘ Definisi Menurut SNI
"Kemasan pakan adalah wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi bahan pakan yang ada di dalamnya, serta memberikan informasi produk."
Melindungi
Menginformasikan
Memudahkan Distribusi
SLIDE 4 / 20
⚠️ Mengapa Kemasan Penting?
Tanpa kemasan yang tepat, bahan pakan dapat mengalami berbagai kerusakan yang berdampak langsung pada kualitas nutrisi dan kesehatan ternak.
Kontaminasi Mikroba
Jamur, bakteri, dan kapang dapat tumbuh pada bahan pakan yang terbuka, menghasilkan mikotoksin berbahaya bagi ternak
Kerusakan Oksidatif
Paparan udara menyebabkan oksidasi lemak, menurunkan nilai nutrisi dan menghasilkan bau tengik
Penurunan Nutrisi
Vitamin, asam amino, dan mineral sensitif dapat rusak akibat cahaya, panas, dan kelembaban
Kerugian Ekonomi
Kerusakan bahan pakan menyebabkan kerugian finansial signifikan bagi peternak dan produsen
SLIDE 5 / 20
π‘️ Fungsi 1: Proteksi
Fungsi utama kemasan adalah melindungi bahan pakan dari faktor perusak.
Melindungi dari:
Sinar UV
Merusak vitamin A, B2, E
Kelembaban
Memicu pertumbuhan jamur
Hama
Tikus, serangga, kutu
Oksigen
Oksidasi lemak & vitamin
π¬ Tahukah Anda?
Kadar air bahan pakan >14% dapat memicu pertumbuhan Aspergillus flavus penghasil aflatoksin yang sangat berbahaya bagi ternak.
SLIDE 6 / 20
π Fungsi 2: Informasi
Kemasan wajib memberikan informasi lengkap tentang produk pakan di dalamnya.
π Informasi Wajib pada Label:
SLIDE 7 / 20
π Fungsi 3 & 4
Kemasan juga berperan dalam pemasaran dan efisiensi distribusi.
π¨ Fungsi Pemasaran
Desain menarik meningkatkan brand awareness
Membedakan produk dari kompetitor
Meningkatkan kepercayaan konsumen
π Fungsi Distribusi
Memudahkan penanganan & pengangkutan
Penumpukan (stacking) yang efisien di gudang
Standarisasi ukuran memudahkan logistik
SLIDE 8 / 20
π Jenis 1: Karung (Sack)
Kemasan paling umum untuk bahan pakan dalam jumlah besar.
Karung Polypropylene (PP)
Paling banyak digunakan industri pakan. Tersedia dalam woven (anyaman) dan laminated.
Karung Goni (Jute)
Bahan alami dari serat jute, banyak digunakan untuk biji-bijian dan bungkil.
Karung Polyethylene (PE)
Plastik kedap air dan udara, cocok untuk premix dan bahan sensitif kelembaban.
SLIDE 9 / 20
π’️ Jenis 2: Drum & Jerigen
Untuk bahan pakan cair dan semi-cair seperti molases, minyak, dan lemak.
Drum Baja/Plastik
Kapasitas 200 liter. Cocok untuk molases, minyak ikan, crude palm oil (CPO).
Jerigen (Jerry Can)
Kapasitas 5-30 liter. Untuk premix cair, asam organik, enzim cair.
SLIDE 10 / 20
π️ Jenis 3: Kemasan Curah (Bulk)
Untuk pengiriman bahan pakan dalam skala industri besar.
π¦ Jumbo Bag (FIBC)
Flexible Intermediate Bulk Container. Kapasitas 500-2000 kg. Banyak digunakan untuk jagung, bungkil kedelai, tepung ikan.
500-2000
kg/bag
4x
lebih efisien
π’ Pengiriman Curah Langsung
Tanpa kemasan satuan — langsung via truk, kapal, atau kereta. Digunakan untuk jagung, gandum, kedelai impor dalam jumlah ratusan ton. Disimpan dalam silo di pabrik pakan.
SLIDE 11 / 20
π§΄ Jenis 4: Kemasan Kecil & Khusus
Untuk bahan aditif, premix, dan suplemen pakan bernilai tinggi.
Kemasan Aluminium Foil
Untuk vitamin, enzim, probiotik. Sangat kedap cahaya, udara, dan kelembaban. Menjaga stabilitas bahan aktif.
Kardus (Corrugated Box)
Kemasan sekunder untuk melindungi kemasan primer saat distribusi. Umum untuk produk premix 25 kg.
Botol & Sachet
Untuk aditif cair dosis kecil, vaksin oral, dan suplemen. Presisi dosis tinggi.
SLIDE 12 / 20
π Perbandingan Jenis Kemasan
| Jenis | Kapasitas | Kedap | Biaya |
|---|---|---|---|
| Karung PP | 25-50 kg | ⭐⭐ | Rendah |
| Karung PE | 25-50 kg | ⭐⭐⭐⭐ | Sedang |
| Karung Goni | 50-100 kg | ⭐ | Rendah |
| Drum | 200 L | ⭐⭐⭐⭐⭐ | Tinggi |
| Jumbo Bag | 500-2000 kg | ⭐⭐⭐ | Rendah/ton |
| Aluminium Foil | 0.5-25 kg | ⭐⭐⭐⭐⭐ | Tinggi |
SLIDE 13 / 20
π·️ Anatomi Label Kemasan Pakan
Klik setiap bagian untuk melihat penjelasan detail.
Nama dagang produk pakan harus jelas dan mudah dibaca. Contoh: "SUPER FEED LAYER PRO" — Pakan Ayam Petelur Fase Produksi
Kadar Protein Kasar min. 17% | Lemak Kasar min. 3% | Serat Kasar maks. 7% | Kadar Air maks. 14% | Kadar Abu maks. 14% | Kalsium 3.5-4.0% | Fosfor 0.5-0.7%
Daftar bahan baku: Jagung, bungkil kedelai, tepung ikan, dedak padi, CPO, premix vitamin-mineral, DCP, kapur, garam, metionin, lisin.
No. Pendaftaran: D.12345678 | Petunjuk: Simpan di tempat kering, hindari sinar matahari langsung | Diproduksi oleh: PT Pakan Nusantara
SLIDE 14 / 20
⚖️ Regulasi Kemasan Pakan di Indonesia
Regulasi utama yang mengatur standar kemasan bahan pakan ternak.
UU No. 18/2009 tentang Peternakan
Mengatur standar mutu dan keamanan pakan termasuk persyaratan pengemasan dan pelabelan.
Permentan No. 22/2017
Pendaftaran dan peredaran pakan: setiap produk pakan harus terdaftar dengan label sesuai ketentuan.
SNI Pakan Ternak
Standar nasional yang mengatur persyaratan mutu, pengemasan, dan penandaan untuk setiap jenis pakan.
Codex Alimentarius (Internasional)
Standar internasional untuk pelabelan pakan yang menjadi acuan perdagangan global.
SLIDE 15 / 20
π£ Simbol Penting pada Kemasan
Kenali simbol-simbol yang sering ditemui pada kemasan bahan pakan.
Keep Dry
Lindungi dari hujan & kelembaban
This Side Up
Posisi kemasan yang benar
Suhu Simpan
Simpan pada suhu tertentu
Recyclable
Kemasan dapat didaur ulang
Hati-Hati
Bahan berbahaya / obat hewan
Exp. Date
Tanggal kedaluwarsa
SLIDE 16 / 20
π Penyimpanan Kemasan yang Benar
Kemasan yang baik tidak berarti jika penyimpanan salah.
Simpan di gudang kering & berventilasi baik
Gunakan pallet, jangan langsung di lantai
Terapkan sistem FIFO (First In First Out)
Tumpukan maksimal 8-10 karung
Hindari paparan sinar matahari langsung
Jangan simpan bersama bahan kimia/pestisida
SLIDE 17 / 20
π Tanda Kerusakan Kemasan
Periksa kemasan sebelum menggunakan bahan pakan. Waspadai tanda berikut:
Sobek / Berlubang
Kontaminasi debu, serangga, dan mikroba dari luar
Basah / Lembab
Risiko tinggi pertumbuhan jamur dan mikotoksin
Perubahan Warna
Indikasi oksidasi atau kontaminasi jamur
Bau Tidak Normal
Bau tengik, asam, atau apek menandakan kerusakan
⚠️ Peringatan
JANGAN gunakan bahan pakan dari kemasan yang rusak. Risiko mikotoksin (aflatoksin, fumonisin) sangat berbahaya bagi ternak dan dapat masuk ke rantai pangan manusia.
SLIDE 18 / 20
π§ Kuis Interaktif — Bagian 1
Uji pemahaman Anda tentang kemasan bahan pakan!
❓ Soal 1: Kadar air maksimal bahan pakan agar tidak ditumbuhi jamur Aspergillus adalah...
❓ Soal 2: Jenis kemasan yang paling kedap untuk vitamin dan enzim adalah...
SLIDE 19 / 20
π§ Kuis Interaktif — Bagian 2
❓ Soal 3: Sistem penyimpanan yang benar untuk bahan pakan adalah...
❓ Soal 4: Informasi berikut WAJIB ada di label kemasan pakan, kecuali...
Ringkasan & Penutup
Kemasan bahan pakan bukan sekadar wadah — ia adalah penjaga kualitas nutrisi, alat informasi, dan bagian integral dari rantai pasok pakan ternak.
Proteksi
Informasi
Pemasaran
Distribusi














