Selamat Datang
Ilmu & Teknologi Pengolahan Pakan
📝 Demo Login
Username: student
Password: pakan2024
Universitas Sumatera Utara
Fak. Pertanian · Prodi Peternakan
Ilmu & Teknologi Pengolahan Pakan
Dosen Pengampu
Prof. Dr. Ir. Yunilas, M.P
Karakteristik Fisik Bahan Baku Pakan
Mempelajari sifat bahan (kerapatan tumpukan, sudut tumpukan, kadar air) dan hubungannya dengan desain alat simpan (silo)
Mengapa Penting?
Karakteristik fisik bahan baku pakan menentukan bagaimana bahan tersebut ditangani, disimpan, dan diolah. Pemahaman yang tepat tentang sifat fisik ini sangat krusial untuk:
- 1 Desain fasilitas penyimpanan — menentukan kapasitas dan bentuk silo
- 2 Efisiensi pengolahan — proses pencampuran dan penggilingan yang optimal
- 3 Kualitas pakan — menjaga nutrisi dan mencegah kerusakan
- 4 Efisiensi biaya — mengurangi kerugian akibat penyimpanan yang tidak tepat
Tiga Parameter Utama
Kerapatan Tumpukan
Bulk Density — massa per satuan volume bahan curah (kg/m³)
Sudut Tumpukan
Angle of Repose — sudut alami bahan saat ditumpuk secara bebas
Kadar Air
Moisture Content — persentase air yang terkandung dalam bahan pakan
🔗 Hubungan Antar Parameter & Desain Silo
Kerapatan
Kapasitas silo
Sudut Tumpukan
Kemiringan dinding
Kadar Air
Sistem ventilasi
Desain Silo
Optimal & Efisien
Kerapatan Tumpukan (Bulk Density)
Definisi
Kerapatan tumpukan adalah massa bahan per satuan volume ketika bahan ditumpuk secara alami (termasuk rongga udara antar partikel). Sering juga disebut sebagai bulk density.
Rumus Kerapatan Tumpukan
ρb = m / Vb
ρb = Kerapatan tumpukan (kg/m³) · m = massa bahan (kg) · Vb = volume curah (m³)
Faktor yang Mempengaruhi
🔹 Ukuran Partikel
Partikel kecil → kerapatan lebih tinggi
🔹 Bentuk Partikel
Bulat teratur → packing lebih rapat
🔹 Kadar Air
Air tinggi → bisa meningkatkan/menurunkan kerapatan
🔹 Tekanan/Kompresi
Tekanan meningkat → kerapatan meningkat
📊 Data Kerapatan Bahan Pakan
💡 Semakin tinggi kerapatan, semakin besar beban pada dinding silo
🧮 Kalkulator Interaktif: Kapasitas Silo
Hitung berapa ton bahan pakan yang bisa ditampung silo Anda!
Volume Silo
196.3 m³
Kapasitas Massa
141.4 ton
Tekanan Dasar
70.6 kPa
Sudut Tumpukan (Angle of Repose)
Sudut tumpukan adalah sudut yang terbentuk antara permukaan tumpukan bahan dengan bidang horizontal ketika bahan dijatuhkan secara bebas dari ketinggian tertentu.
Klasifikasi Flowability:
Pengaruh pada Desain Silo
Sudut tumpukan menentukan kemiringan hopper (corong bawah silo). Bahan dengan sudut tumpukan tinggi memerlukan hopper yang lebih curam agar bahan bisa mengalir keluar dengan lancar tanpa bridging (penyumbatan).
🎮 Simulasi Sudut Tumpukan
Geser slider untuk melihat perubahan sudut tumpukan dan flowability-nya!
Mudah Mengalir (Easy-flowing)
Hopper standar 60° sudah cukup
Data Sudut Bahan Pakan:
Kadar Air (Moisture Content)
Kadar air adalah persentase kandungan air dalam bahan pakan. Parameter ini sangat kritis karena mempengaruhi hampir semua aspek penanganan dan penyimpanan bahan.
Dua Metode Perhitungan:
Basis Basah (Wet Basis)
MCwb = (mair / mtotal) × 100%
Basis Kering (Dry Basis)
MCdb = (mair / mkering) × 100%
Dampak Kadar Air pada Penyimpanan
💧 Simulasi Kadar Air & Risiko
Atur kadar air untuk melihat dampaknya terhadap keamanan penyimpanan!
✅ AMAN — Penyimpanan Jangka Panjang
Jamur: Risiko Rendah · Aflatoksin: Aman · Pemanasan: Tidak
Kadar Air Standar Bahan Pakan:
Desain Silo & Hubungan Parameter
Silo adalah struktur penyimpanan bahan curah yang dirancang berdasarkan karakteristik fisik bahan yang akan disimpan. Berikut hubungan antar parameter:
Kerapatan → Kapasitas & Struktur
Bahan dengan kerapatan tinggi (tepung tulang 1100 kg/m³) membutuhkan dinding silo yang lebih tebal dan pondasi yang lebih kuat dibanding bahan ringan (dedak 350 kg/m³).
Sudut Tumpukan → Desain Hopper
Kemiringan hopper harus lebih besar dari sudut tumpukan bahan + 10° agar aliran massa (mass flow) terjadi dan tidak ada dead zones.
Kadar Air → Ventilasi & Monitoring
Silo harus dilengkapi sistem aerasi untuk bahan dengan kadar air mendekati batas aman. Sensor suhu dan kelembaban diperlukan untuk monitoring berkala.
🏗️ Diagram Interaktif Silo
Klik bagian silo untuk melihat penjelasan!
👆 Klik bagian silo untuk info detail
Setiap bagian memiliki fungsi khusus terkait karakteristik fisik bahan pakan
Jenis-Jenis Silo
Silo Tower
Tinggi, silindris. Cocok untuk bahan dengan kerapatan tinggi. Kapasitas besar, footprint kecil.
Silo Bunker
Horizontal, dinding rendah. Cocok untuk bahan kasar dan hijauan. Mudah loading/unloading.
Silo Bag
Plastik panjang horizontal. Fleksibel, biaya rendah. Cocok untuk penyimpanan sementara.
Pabrik Pakan di Medan — Masalah Bridging pada Silo Dedak Padi
📋 Situasi:
Sebuah pabrik pakan ternak di Medan menggunakan silo tower standar (hopper 45°) untuk menyimpan dedak padi. Setelah 2 minggu, bahan tidak mau keluar dari outlet — terjadi bridging (penyumbatan berbentuk jembatan).
🔍 Analisis:
- • Sudut tumpukan dedak padi: 45°
- • Hopper silo: 45° (sama dengan sudut tumpukan!)
- • Kadar air saat masuk: 16% (di atas batas aman)
- • Kerapatan: 350 kg/m³ (ringan, mudah menggumpal)
✅ Solusi:
1. Modifikasi Hopper
Kemiringan hopper ditingkatkan dari 45° menjadi 60° (sudut tumpukan + 15°)
2. Pengeringan Bahan
Kadar air diturunkan ke 10% sebelum masuk silo
3. Pemasangan Vibrator
Vibrator dinding dipasang untuk mencegah dead zones
💡 Pelajaran: Hopper harus selalu lebih curam minimal 10-15° dari sudut tumpukan bahan!
Peternakan Ayam di Deli Serdang — Kerusakan Jagung Akibat Kadar Air Tinggi
📋 Situasi:
Peternak ayam broiler menyimpan 50 ton jagung dalam silo tower. Setelah 3 minggu, terjadi hot spots di beberapa titik. Jagung berbau apek dan ditemukan aflatoksin melebihi batas aman.
🔍 Analisis:
- • Jagung dibeli saat musim hujan dengan kadar air 18%
- • Silo tidak dilengkapi sistem aerasi
- • Tidak ada sensor suhu untuk monitoring
- • Kerapatan jagung 720 kg/m³ → tekanan tinggi di dasar
✅ Solusi & Pencegahan:
1. Pengeringan Wajib
Jagung HARUS dikeringkan ke ≤13% sebelum masuk silo
2. Sistem Aerasi
Pasang blower aerasi di dasar silo untuk sirkulasi udara
3. Monitoring Real-time
Sensor suhu di 3 titik ketinggian + alarm otomatis jika suhu >35°C
⚠️ Kerugian: 50 ton × Rp 5.000/kg = Rp 250 juta terbuang!
Feedlot Sapi di Langkat — Desain Silo Multi-Bahan
📋 Situasi:
Feedlot dengan 500 ekor sapi potong ingin membangun fasilitas penyimpanan untuk 4 bahan baku: jagung, bungkil kedelai, dedak, dan tepung ikan. Pertanyaan: Berapa silo yang dibutuhkan dan bagaimana desainnya?
✅ Rekomendasi Desain:
Silo A (Jagung): Tower Ø6m×12m, hopper 45°, aerasi aktif
Silo B (BK Kedelai): Tower Ø4m×10m, hopper 50°, ventilasi pasif
Silo C (Dedak): Tower Ø5m×8m, hopper 65°, vibrator wajib
Silo D (T. Ikan): Tower Ø3m×8m, hopper 55°, dinding tebal, kedap udara
Kuis Interaktif
Luar Biasa!
Kamu menguasai materi ini dengan sangat baik!